
SLB Negeri Banjarnegara melaksanakan kegiatan Kunjungan Industri Keramik Usaha Karya Purwareja Klampok pada tanggal 11–12 Agustus 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Mengenal Warisan Seni Lokal: Menyelami Proses Kreatif Industri Keramik Klampok yang Berkelanjutan.”
Kunjungan industri ini diikuti oleh siswa kelas 6 SDLB hingga kelas 12 SMALB dari kelas tunagrahita, tunarungu, dan tunadaksa. Kegiatan dirancang sebagai pembelajaran kontekstual di luar lingkungan sekolah sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk mengenal dunia industri, keterampilan vokasional, kreativitas, serta potensi kerajinan lokal.
Mengenal Lebih Dekat Keramik Klampok
Keramik merupakan salah satu bentuk karya seni dan kerajinan yang membutuhkan kreativitas, ketelitian, kesabaran, serta keterampilan. Melalui kunjungan ke Keramik Usaha Karya Purwareja Klampok, siswa mendapatkan kesempatan untuk melihat dan mempraktikkan secara langsung bagaimana sebuah produk keramik dibuat.
Para siswa diperkenalkan dengan berbagai tahapan dalam proses pembuatan keramik. Dengan pendampingan, siswa mencoba membuat keramik menggunakan beberapa teknik, di antaranya metode cetak dan metode putar.
Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang menarik karena siswa tidak hanya melihat proses produksi, tetapi juga terlibat secara langsung dalam menghasilkan sebuah karya. Setiap siswa dapat mengeksplorasi kreativitasnya sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Belajar Membuat Keramik dengan Metode Cetak dan Putar
Salah satu kegiatan utama dalam kunjungan industri ini adalah praktik membuat keramik. Siswa mendapatkan kesempatan mencoba teknik cetak, yaitu membentuk keramik menggunakan cetakan yang telah disediakan.
Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan metode putar, sebuah teknik pembuatan keramik yang membutuhkan koordinasi tangan, konsentrasi, dan ketelitian dalam membentuk tanah liat.
Kegiatan praktik ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa dalam mengenal keterampilan kerja secara langsung. Selain menghasilkan karya, proses tersebut juga melatih kreativitas, kemandirian, ketekunan, dan keberanian siswa untuk mencoba hal baru.

Berkreasi dengan Mewarnai Hasil Keramik
Setelah proses pembuatan dan keramik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tahap menghias atau mewarnai. Para siswa diberikan kesempatan untuk memberikan sentuhan kreativitas pada hasil karya mereka menggunakan cat air yang food grade.
Dengan berbagai pilihan warna, siswa dapat menuangkan ide dan kreativitas masing-masing. Kegiatan mewarnai menjadi salah satu bagian yang menyenangkan karena siswa dapat melihat hasil karya mereka berubah menjadi lebih menarik sesuai dengan imajinasi masing-masing.
Setelah selesai, hasil keramik tersebut kemudian dibawa pulang oleh siswa sebagai oleh-oleh sekaligus kenang-kenangan dari pengalaman belajar di industri keramik Klampok.
Apresiasi untuk Karya Siswa
Kegiatan kunjungan industri juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi terhadap kreativitas siswa. Beberapa siswa yang berhasil membuat produk dengan baik mendapatkan souvenir tambahan sebagai bentuk penghargaan atas usaha, kreativitas, dan hasil karya mereka.
Apresiasi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri siswa sekaligus memberikan motivasi untuk terus berkarya dan mengembangkan keterampilan yang dimiliki.
Pembelajaran Vokasional yang Bermakna
Kunjungan industri Keramik Usaha Karya Purwareja Klampok menjadi bagian dari upaya SLB Negeri Banjarnegara dalam memberikan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dari lingkungan industri.
Bagi siswa berkebutuhan khusus, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam pengembangan keterampilan vokasional, kreativitas, kemandirian, komunikasi, kerja sama, dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, siswa juga belajar bahwa setiap karya membutuhkan proses. Mulai dari bahan dasar, pembentukan, pewarnaan, hingga menjadi sebuah produk yang dapat digunakan atau dijadikan cendera mata.
Melestarikan Warisan Seni Lokal
Kunjungan industri ini tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan warisan seni lokal Kabupaten Banjarnegara, khususnya kerajinan keramik Klampok.
Dengan mengenal proses pembuatan keramik secara langsung, generasi muda diharapkan semakin menghargai karya para perajin lokal serta memahami bahwa potensi daerah dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi kreatif yang bernilai.
Kegiatan selama dua hari, 11 dan 12 Agustus 2026, menjadi pengalaman belajar yang berkesan bagi siswa SLB Negeri Banjarnegara. Dari tanah liat menjadi karya, dari proses menjadi pengalaman, dan dari pengalaman tumbuh keterampilan serta kepercayaan diri.
SLB Negeri Banjarnegara terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang ramah, inklusif, kreatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa.

